Beranda > Hukum > Penyebar Foto Bugil di Bogor, Akan Dipanggil Paksa

Penyebar Foto Bugil di Bogor, Akan Dipanggil Paksa

(SUARAPUBLIC): Polresta Bogor Jawa Barat akan memanggil paksa Albert salah satu saksi yang diduga kuat sebagai penyebar foto telanjang milik Devi Sartika alias Clara Adelin Supit pada hari Senin (besok).

Kasat Reskrim Polresta Bogor, AKP Irwansyah menyebutkan, Albert tidak hadir pada pemeriksaan Sabtu (17/4) lalu. Karena dia tidak hadir, hari ini polisi kembali melayangkan surat pemanggilan. “Jika mangkir lagir akan kita jemput paksa,” ujar Irwansyah Minggu (18/4).

Irwansyah menjelaskan, Albert sudah dua kali mangkir dari dua kali pemeriksaan. Padahal kehadiran Albert diperlukan untuk dilakukan konfrontir keterangan dengan saksi sebelumnya yakni Joshua dan Christian.

Albert tidak hadir tanpa alasan yang jelas, akibatnya, pihak Polisi hanya memperdalam keterangan Joshua yang memenuhi panggilan polisi pada Sabtu pagi. Selain Albert, Devi Sartika selaku korban penyebaran foto telanjang miliknya dan Misly rekan korban yang mengambil gambar bugil Devi juga berhalang hadir pada pemeriksaan Sabtu.

Irwansyah menyatakan, bahwa pihaknya terus pemeriksaan dan memperdalam siapa pemilik sebenarnya pemilik akun Clara Adelin Supit. “Kami sedang mendalami kasus ini, termasuk siapa pemilik akun Facebook (FB) tersebut. Keterangan Albert sangat kami harapkan, namun karena tidak datang, maka hari senin kami lakukan upaya paksa,” tandasnya.

Sementara, salah satu saksi bernama Cristian, pemilik laptop yang digunakan menyebar luaskan foto tersebut dilaporkan pihak keluarga sedang dirawat di rumah sakit. Laporan disertai dengan surat dari dokter Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Soeharto Herdjan dan RSJ Atmajaya, yang dijadikan sebagai bukti. Orang tua Cristian datang melaporkan anaknya dirawat di rumah sakit, karena Cristian berteriak dan meronta-ronta di rumah.

Penyebaran foto telanjang di jejaring FB telah menyebabkan banyak korban, diantaranya Jesica Danies (23) mahasiswa asal Lampung yang fotonya juga disandingkan bersama foto telanjang milik Devi Sartika.

Dua korban telah melapor ke Mapolresta Bogor, menuntut pencemaran nama baik dan mempermalukan pihak keluarga. Penyebaran gambar telanjang, merupakan kejahatan melanggar UU ITE Nomor 11 tahun 2008 pasal 27 ayat 1 dan 3 tentang seseorang dengan sengaja menyebarkan asusila atau penghinaan, maka akan diancam penjara 6 tahun atau denda Rp 1 miliar.(*)

Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: