Beranda > OLAH RAGA > Tim Sepakbola Aceh ditahan di Paraguay

Tim Sepakbola Aceh ditahan di Paraguay

PARAGUAY-Pemerintah Aceh mengirim tim sepakbola remaja ke Paraguay untuk berlatih. Di Paraguay 30 anak asal Aceh yang dikirim ke negara itu untuk berlatih sepakbola dilindungi oleh kantor kejaksaan setempat.

Mereka dibawa ke sana karena dianggap sebagai korban perdagangan anak-anak, dan kini sedang menunggu untuk dipulangkan ke Nangroe Aceh Darusalam.

Namun tuduhan itu dibantah oleh salah satu dari 4 guru yang mendampingi anak-anak yang dikirim bulan Agustus tahun lalu itu, Nasrudin

Menurut Nasrudin, maksud pengiriman ke Paraguay mengatakan asal permasalahan adalah rendahnya fasilitas di luar program latihan sepakbola.

“Masalah perdagangan anak dan pelecehan seksual itu bukan itu sebenarnya. Mereka semuanya memang dikirim ke sana oleh pemerintah daerah untuk berlatih sepakbola,” kata seorang guru sebagaimana dilaporkan BBC.

Menurutnya, selama tiga bulan di sana, sejak Agustus, anak-anak yang berusia antara 14 sampai 16 tahun ini tidak mengalami masalah baik berlatih sepakbola maupun dalam kehidupan sehari-hari.

“Semuanya bagus, semuanya lengkap. Namun sejak 23 November 2008, visa kami habis. Sejak itu keadaan mulai kacau. Makanan mulai tidak tersedia, penanggung jawabnya jarang datang lagi. Kalau kami bertanya mengenai dana, penanggung jawab mengatakan dananya belum datang dari Aceh,” tambah guru itu.

Dalam soal visa, menurut guru tadi, pihak penghubung setempat juga mengatakan visanya akan diurus segera.

“Nah, visanya baru selesai diurus bulan Agustus 2009, namun masih sembilan anak yang tidak mendapatkan visa. Ini disebabkan karena tidak ada surat ijin berpergian ke luar negeri dari orang tua mereka.” kata guru tadi.

Menurutnya, para guru Aceh yang berada di Paraguay memang tidak memiliki surat ijin tersebut.

“Tetapi kami tidak tahu apakah surat itu ada bersama pemerintah Aceh, karena kami tidak pernah melihat kontrak yang dibuat antara pemerintah Aceh dengan Paraguay,” kata guru yang meminta namanya tidak dungkap tersebut.

Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: