Beranda > Kalbar > Belum Ada Daerah Kesulitan Anggaran

Belum Ada Daerah Kesulitan Anggaran

JAKARTA-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalimantan Barat (Kalbar) AR Muzammil mengatakan, hingga saat ini belum ada KPU di enam kabupaten yang akan menyelenggarakan pemilu kepala daerah secara serentak pada 19 Mei tahun 2010 mendatang yang menyampaikan kesulitan anggaran.

“Hingga saat ini KPU di enam kabupaten yang akan melakukan pilkada yaitu, Bengkayang, Sintang, Melawi, Sekadau, Kapuas Hulu dan Ketapang,” kata AR Muzammil, Minggu.

Hal ini dikatakannya pada Rapat Kerja KPU provinsi, kabupaten/kota se-Kalbar dengan tema “Persiapan Penyelanggaraan Pemilukada Tahun 2010”, di Pontianak.

Ia mengatakan, meskipun belum ada keluhan pihaknya telah melakukan antisipasi dengan melakukan raker tersebut.

Muzammil mengingatkan, pilkada tahun 2010 mendatang memang tidak terlalu berbeda dengan pemilu legislatif dan Pemilihan Presiden 2009, tetapi akan ada kenaikan honor bagi penyelenggara pemilu yang jumlahnya lumayan besar.

“Waktu itu honor penyelenggara di tingkat KPPS hanya Rp 50 ribu, sekarang bisa Rp 325 ribu untuk Ketua KPPS, dan ditambah honor Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP),” ujarnya.

Muzammil menambahkan, untuk pelaksanaan pilkada di enam kabupaten pihaknya akan memetakan berbagai kondisi yang mungkin menjadi kendala dalam pelaksanaan pemilukada tersebut.

Di antaranya distribusi logistik, jumlah pemilih serta pendanaan serta kemungkinan terjadinya putaran kedua pemilukada.

Menurut dia, hal itu juga merupakan hasil evaluasi pelaksanaan pilpres dan pileg di seluruh kabupaten/kota se-Kalbar yang dibahas bersamaan dengan rapat koordinasi tersebut.

Dari enam kabupaten tersebut, tiga bupati yakni Jacobus Luna (Bengkayang), Abang Tambul Husin (Kapuas Hulu) dan Morkes Effendi (Ketapang), sudah menjabat selama dua periode.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau masih menunggu regulasi pelaksanaan pilkada yang kemungkinan tidak sama dengan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2009.

Anggota KPU Kepulauan Riau, Tibrani, Minggu mengatakan, lembaga penyelenggara pemilu di wilayah Kepulauan Riau masih menunggu regulasi penetapan pelaksanaan tahapan pilkada, pengadaan logistik dan sistem pemungutan suara.

Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: