Beranda > DAS Barito > Butuh Dokter Spesialis Anak

Butuh Dokter Spesialis Anak

MUARA TEWEH -Sungguh ironis yang terjadi di Kabupaten Barito Utara. Memiliki rumah sakit yang cukup lengkap fasilitasnya namun dokter spesialis masih minim. Semenjak ditinggal dr Murdoyo, hingga kini Barut belum memiliki dokter spesialis anak.

“Kami sangat butuh dokter spesialis anak. Selama ini penyakit anak hanya ditangani dokter umum rasa kurang puas. Hasilnya pun tidak begitu maksimal. Agar sembuh kami terpaksa membawa anak ke rumah sakit di Banjarmasin,” ucap Ny Jamilah, seorang ibu di Jalan AIS Nasution.

Ny Jamilah pun menceritakan pengalaman pahitnya belum lama ini. Anaknya terserang demam tinggi tak bisa ditangani rumah sakit di Muara Teweh karena ketiadaan dokter spesialis anak. Akhirnya anaknya meninggal dunia di bansal ruang anak karena penyakitnya sulit didiagnosa dan diobati dokter umum setempat.

Hal senada diungkapkan Rety. Semenjak dokter Murdoyo pindah tugas dirinya kesulitan mengobati jika anaknya terserang demam. Pernah anaknya terpaksa ditangani bidang kampung karena bingung mengobati penyakit anaknya.

“Memang tak masalah dengan bidan kampung. Tapi alangkah baiknya anak-anak ditangani oleh dokter yang benar-benar spesialis dibidangnya. Kami sangat berharap Pemkab bisa mendatangkan dokter spesialis anak di sini,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Barut Bambang Edy Prasetyo mengaku tak berkutik soal penyediaan dokter spesialis anak di daerah setempat. “Persaingan ketat antar daerah. Mereka dokter lebih memilih daerah maju dibanding bertugas di Barut,” ucap Bambang.

Meski tak secara gamblang mengaku keengganan dokter spesialis anak bertugas di Barut karena insetif kurang, Bambang mengisaratkan jika hal itu menjadi kendalanya. “Mungkin juga karena mereka merasa penghasilannya kurang di Barut,” katanya.

Upaya kini tengah dilakukan Pemkab Barut, sebut Bambang, di antaranya menyekolahkan dokter umum asli daerah setempat ke spesialis anak di perguruan tinggi di Jawa. Program tersebut mulai berjalan sejak tahun ini.

“Ada tiga orang kita sekolahkan. Masing-masing belajar spesialis anak, spesialis patologi klinik dan spesialis penyakit dalam. Mudahan mereka bisa menutupi kekurangan doketer spesialis di Barut,” jelas Bambang.

Saat ini dokter spesialis bertugas di RSUD Muara Teweh hanya spesialis penyakit dalam, spesialis bedah dan spesialis kandungan. Biasanya kalau anak mengalami penyakit yang tak bisa ditangani dokter umum, dirujuk ke rumah sakit di Banjarmasin.

Tag:
  1. 28 Oktober 2009 pukul 9:36 PM

    halo,
    senang bertemu Anda melalui blog ini saya Agus Suhanto, tulisan yg menarik🙂 … salam kenal yee

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: